Objek Terjauh Luar Angkasa

Objek terjauh yang terdeteksi di jagad raya telah berhasil dilihat oleh para ilmuwan dengan menggunakan teleskop Hubble dan Keck. Objek itu berjarak amat jauh, sehingga cahayanya yang mencapai Bumi saat ini sebenarnya adalah cahaya yang dipancarkan masa lalu, saat jagad masih berusia 750 juta tahun.

Penemuan objek tersebut membuat para ilmuwan dari California Institute of Technology sekali lagi menggarisbawahi betapa hebatnya kemampuan teleskop Hubble, dan mendesak NASA agar membatalkan keputusannya menghentikan penggunaan teleskop tersebut

Sebelumnya diberitakan Badan Antariksa AS telah memutuskan tidak akan mengirimkan pesawat ulang alik untuk melakukan service terhadap teleskop ruang angkasa tersebut, menyusul kecelakaan Columbia. Hal itu berarti umur Hubble hanya tinggal kurang dari tiga tahun, karena teleskop ruang angkasa butuh perawatan agar berfungsi normal.

“Kami membutuhkan Hubble. Kami tidak akan bisa mendapatkan temuan ini tanpanya,” ujar Richard Ellis, yang mengungkapkan keberadaan objek terjauh itu dalam pertemuan tahunan American Association for the Advancement of Science di Washington, minggu lalu.

“Salah satu instrumen yang akan dipasangkan pada Hubble adalah kamera infra merah baru, yang akan sangat berguna bagi penelitian kami selanjutnya,” kata Ellis. “Banyak dari kami berharap agar keputusan menghentikan pemeliharaan Hubble ditinjau ulang karena potensi ilmiah teleskop itu amat besar.”

Adapun objek jauh yang ditemukan itu pertama kali terlihat saat para ilmuwan mengamati kumpulan galaksi yang dikenal sebagai Abell 2218, menggunakan kamera survey canggih yang dipasang pada Hubble saat misi perawatan terakhir.

Objek jauh tersebut tidak terdapat dalam kumpulan galaksi di atas, namun terletak jauh di belakangnya. Para ilmuwan memanfaatkan Abell 2218 sebagai sebuah lensa gravitasi, yakni objek latar depan –diibaratkan sebagai lensa– yang bisa memperkuat cahaya dari benda-benda yang berada jauh di belakangnya.

Metode lensa gravitasi adalah trik astronomi yang luar biasa, yang diprediksikan Abert Einstein. Metode ini memungkinkan para astronom menyelidiki tempat-tempat di jagad raya yang diperkirakan berjarak hingga 13 milyar tahun cahaya, serta melihat kondisi masa lalu saat bintang-bintang pertama mulai bersinar.

Berkat lensa gravitasi, Hubble berhasil melihat objek yang belum diberi nama itu. Nah, foto-foto Hubble ini kemudian dianalisa untuk mengetahui perubahan sinar merah objek jauh tersebut, sehingga para ilmuwan dapat mengukur seberapa jauh cahayanya melintasi luasnya jagad raya. Makin besar perubahan warna merahnya, maka makin jauh pula lokasi objek, dan makin awal dia terlihat dalam sejarah kosmis.

“Objek ini merupakan sistem perbintangan berukuran kecil dan padat yang letaknya amat jauh,” kata Profesor Ellis. “Luasnya sekitar 2.000 tahun cahaya, lebih kecil dibanding galaksi kita yang membentang sejauh 60.000 tahun cahaya.”

“Objek menghasilkan banyak sekali bintang dan merupakan sumber yang luar biasa kuat. Ia bisa jadi merupakan contoh objek dari masa awal lahirnya jagad raya, beberapa saat setelah Masa Kegelapan,” lanjut Ellis.

Istilah “Masa Kegelapan” sendiri mula-mula diperkenalkan oleh astronom Inggris, Sir Martin Rees, untuk menggambarkan suatu periode dalam sejarah kosmis ketika atom-atom hidrogen mulai terbentuk, namun bintang-bintang belum lahir.

Tidak seorangpun tahu berapa lama periode ini berlangsung, padahal penelitian mengenai asal-usul jagad raya, yakni ketika periode kegelapan berakhir, merupakan salah satu isu penting dalam ilmu kosmologi modern. Nah, penemuan objek terjauh di jagad ini diharapkan membantu mengungkap misteri tersebut.

Republika, 11 Februari 2004

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s